{"id":1509,"date":"2024-08-30T03:44:13","date_gmt":"2024-08-30T03:44:13","guid":{"rendered":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/?p=1509"},"modified":"2024-08-30T03:50:35","modified_gmt":"2024-08-30T03:50:35","slug":"alasan-penghapusan-jurusan-ipa-ips-dan-bahasa-di-sma-implementasi-kurikulum-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/?p=1509","title":{"rendered":"Alasan Penghapusan Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA: Implementasi Kurikulum Merdeka"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1509\" class=\"elementor elementor-1509\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-6b5cd405 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"6b5cd405\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-2e2dd02f\" data-id=\"2e2dd02f\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5ad47230 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5ad47230\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\n<p class=\"has-drop-cap has-text-align-left\">Sobat Pers! Sistem pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan. Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa mulai dihapuskan dari mayoritas SMA di seluruh Indonesia. Penyebab umum dari penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa berawal dari ketidakadilan sistem penjurusan dan statement orang tua siswa yang berpikir bahwa jurusan yang paling unggul ialah jurusan IPA, padahal kenyataannya tidak sepenuhnya benar. Orang tua selalu beranggapan realistis mengenai jurusan IPA yang memiliki jangkauan ilmu, program studi, dan profesi yang jauh lebih lengkap dibandingkan dengan jurusan IPS atau Bahasa. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"393\" data-id=\"1511\" src=\"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/https___images.app_.goo_.gl_KiT69vQoDAVo6dmZ7.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1511\" srcset=\"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/https___images.app_.goo_.gl_KiT69vQoDAVo6dmZ7.jpg 700w, https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/https___images.app_.goo_.gl_KiT69vQoDAVo6dmZ7-300x168.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-media-text is-stacked-on-mobile\" style=\"grid-template-columns:33% auto\"><figure class=\"wp-block-media-text__media\"><img decoding=\"async\" width=\"695\" height=\"441\" src=\"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/https___images.app_.goo_.gl_2nbdASQXFsCqCYcc6-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1513 size-full\" srcset=\"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/https___images.app_.goo_.gl_2nbdASQXFsCqCYcc6-1.jpg 695w, https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/https___images.app_.goo_.gl_2nbdASQXFsCqCYcc6-1-300x190.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 695px) 100vw, 695px\" \/><\/figure><div class=\"wp-block-media-text__content\">\n<p>Dilihat pula dari segi pemilihan program studi, siswa yang berasal dari jurusan IPA, cenderung lebih banyak pilihan program studi yang bisa dipilih saat masuk perguruan tinggi. Tak jarang, siswa dari jurusan IPA memutuskan untuk pindah ke jurusan lain, atau umumnya kerap disebut dengan Lintas Jurusan (Linjur). <\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Hal ini, akan berdampak pada kuota siswa yang berasal dari jurusan IPS atau Bahasa menjadi berkurang, akibat bertambahnya saingan dari jurusan IPA yang pindah jurusan. Dilansir dari <em>tirto.id<\/em> (24\/07\/2024), berikut ialah daftar penyebab dan alasan Kemendikbudristek menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Memfokuskan terhadap Mata Pelajaran yang Diminati<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA ditujukan untuk memfokuskan siswa kepada mata pelajaran minatnya. Mereka bisa mempelajari bidang yang sesuai dengan rencana keberlanjutan karier. Contohnya, siswa yang berminat memasuki program studi di fakultas kedokteran, bisa mendapatkan tambahan belajar ilmu Biologi ataupun Kimia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Menghilangkan <em>Privilege<\/em> Jurusan IPA<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Penghapusan jurusan pada <a href=\"https:\/\/tirto.id\/tahun-ajaran-baru-2024-2025-dimulai-kapan-dan-tanggal-berapa-g1hV\">TA 2024\/2025<\/a>, akan menghapus <em>privilege<\/em> yang dahulu dimiliki oleh siswa jurusan IPA, yakni <em>privilege<\/em> dapat mengambil prodi apapun, termasuk yang seharusnya untuk IPS dan Bahasa. Penghilangan <em>privilege<\/em> tersebut, berpengaruh terhadap meluasnya eksplorasi siswa terhadap bidang minatnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Menghapus Diskriminasi terhadap Murid Non-IPA<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Siswa yang memilih jurusan IPS atau Bahasa saat bersekolah SMA, terkesan lebih rendah kastanya. Rencana menghapus jurusan di SMA berarti menghilangkan sistem-sistem dan pandangan siswa, orang tua, dan masyarakat tentang diskriminasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kini, sistem penjurusan di SMA beralih ke Kurikulum Merdeka. Yang mana, Kurikulum Merdeka identik dengan mengandalkan kompetensi mandiri siswa, siswa dapat menentukan keinginan dan pelajaran apa yang menjadi favoritnya. Dengan pengaplikasian Kurikulum Merdeka, siswa dihadapkan pada pilihan mereka sendiri. Pihak sekolah juga turut andil dalam mempersiapkan masa depan siswa, agar dapat matang di berbagai bidang, keterampilan, dan nilai kehidupan yang ingin dicapainya.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-media-text is-stacked-on-mobile is-vertically-aligned-center\" style=\"grid-template-columns:32% auto\"><figure class=\"wp-block-media-text__media\"><img decoding=\"async\" width=\"716\" height=\"428\" src=\"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/https___images.app_.goo_.gl_ph27vjx7rFYC1Kq89-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1515 size-full\" srcset=\"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/https___images.app_.goo_.gl_ph27vjx7rFYC1Kq89-1.jpg 716w, https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/https___images.app_.goo_.gl_ph27vjx7rFYC1Kq89-1-300x179.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 716px) 100vw, 716px\" \/><\/figure><div class=\"wp-block-media-text__content\">\n<p class=\"has-text-align-left\">Dikutip dari <em>liputan6.com<\/em> (18\/07\/2024), dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) No 12 Tahun 2024, diuraikan bahwa struktur mata pelajaran untuk siswa SMA kelas 11 dan 12 sekarang terbagi menjadi dua kelompok utama.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Pertama, kelompok mata pelajaran umum yang wajib diikuti oleh semua siswa SMA. Kedua, kelompok mata pelajaran pilihan yang memberikan siswa kebebasan untuk memilih mata pelajaran sesuai dengan minat mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Kurikulum Merdeka berpotensi dalam membimbing siswa untuk fokus pada mata pelajaran yang diminati, siswa dapat mengeksplorasi ilmu mata pelajaran tersebut dan kedepannya akan lebih mudah mengambil program studi yang sudah dituju. Sedangkan, sistem penjurusan cenderung kurang efisien dalam membimbing siswa, karena kurang memfokuskan pada apa yang diminati siswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Sobat Pers! Penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA, diharapkan sebagai bentuk upaya Kemendikbudristek dalam menjadikan sistem pendidikan lebih jelas, terarah, serta menjembatani minat dan bakat siswa melalui Kurikulum Merdeka.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sobat Pers! Sistem pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan. Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa mulai dihapuskan dari mayoritas SMA di seluruh Indonesia. Dilansir dari tirto.id (24\/07\/2024), berikut ialah daftar penyebab dan alasan Kemendikbudristek menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA, antara lain: Memfokuskan terhadap Mata Pelajaran yang Diminati, Menghilangkan Privilege Jurusan IPA, Menghapus Diskriminasi terhadap Murid Non-IPA<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":1510,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,5],"tags":[31,25,29],"class_list":["post-1509","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-west","tag-berita-2","tag-pers-edukasi","tag-unipma"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1509"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1509\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1529,"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1509\/revisions\/1529"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1509"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1509"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/persedukasiunipma.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}