Universitas PGRI Madiun Gelar Wisuda ke-18 dengan Khidmat dan Penuh Antusiasme

Sabtu, 25 April 2026 menjadi momen bersejarah bagi ratusan mahasiswa Universitas PGRI Madiun yang resmi dikukuhkan sebagai lulusan pada Wisuda ke-18. Kegiatan ini dilaksanakan di Graha Cendekia dengan khidmat, hangat, dan penuh kebahagiaan, serta dihadiri oleh para wisudawan dan wisudawati, dosen, pimpinan universitas, serta tamu undangan lainnya.

Pada tahun ini, wisuda mengusung tema “Insan Akademik Unggul, Berdaya, dan Berdampak bagi Negeri” yang mencerminkan harapan agar para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang baik, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dan memberikan dampak positif bagi bangsa.

Sejak pagi, para wisudawan dan wisudawati bersama keluarga mulai memadati area Graha Cendekia. Nuansa haru dan bangga tampak jelas dari raut wajah para peserta yang telah berhasil menyelesaikan masa studinya. Momen ini menjadi puncak dari perjuangan panjang yang telah mereka lalui selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Prosesi wisuda berlangsung tertib dengan rangkaian acara yang tersusun rapi, mulai dari pembukaan hingga pengukuhan lulusan.

Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. H. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., menyampaikan bahwa para wisudawan dan wisudawati telah resmi menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) dan strata dua (S2). Beliau berpesan agar pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dapat diabdikan untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Bekerja keras, jujur, disiplin, penuh pengabdian, serta menjunjung tinggi nama baik almamater. Melangkahlah ke depan dengan penuh keyakinan dan semangat optimisme. Jadilah generasi unggul yang mampu menghadirkan solusi inovatif, menebarkan kemanfaatan, serta menciptakan perubahan yang konstruktif. Tanamkan dalam diri bahwa keberhasilan sejati tidak semata-mata diukur dari pencapaian pribadi, melainkan dari besarnya kontribusi yang diberikan kepada masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa wisuda merupakan momen penting dan bersejarah dalam perjalanan akademik yang menandai keberhasilan menempuh pendidikan tinggi, sekaligus menjadi titik awal pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan nilai akademik yang dimiliki untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan negeri.

Pada wisuda kali ini, Universitas PGRI Madiun meluluskan lebih dari 700 mahasiswa dari berbagai program studi yang tersebar di beberapa fakultas, baik lulusan sarjana (S1) maupun pascasarjana (S2). Dari jumlah tersebut, wisudawan dan wisudawati terbanyak berasal dari sekolah pascasarjana, yakni sekitar 622 lulusan, sedangkan sisanya merupakan lulusan sarjana.

Berdasarkan hasil wawancara, Dr. Dwi Rohman Soleh, S.S., M.Pd., selaku Ketua Panitia Wisuda, menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan secara maksimal untuk memastikan acara berjalan lancar.

“Alhamdulillah, seluruh persiapan berjalan dengan baik, bahkan banyak wisudawan berasal dari luar kota. Hal ini membutuhkan kekompakan dan koordinasi dengan pihak eksternal, seperti kepolisian dan dinas perhubungan. Terkait parkir dan lalu lintas, panitia juga telah melakukan koordinasi dengan menyiapkan lima titik parkir berdasarkan evaluasi periode sebelumnya. Mengingat parkir menjadi persoalan krusial, insyaallah keberadaan lima titik parkir di sekitar graha dapat mengurangi kemacetan pada pelaksanaan wisuda periode ini,” tuturnya.

Beberapa wisudawan dan wisudawati mengungkapkan bahwa rasa bangga dan syukur menjadi hal utama yang dirasakan pada hari kelulusan. Selain itu, mereka juga menyampaikan harapan, kesan, pesan, serta pengalaman selama menempuh pendidikan di Universitas PGRI Madiun.

Salah satu wisudawati pascasarjana Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sriamir Rusmiyati, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya setelah menyelesaikan studi.

“Yang jelas saya sangat bangga sekali dan terharu karena selama belajar di Universitas PGRI Madiun ini, saya bekerja sambil kuliah untuk menyelesaikan studi S2. Itu sangat luar biasa dalam memanajemen waktu. Tapi alhamdulillah sudah sampai di titik ini. Apalagi saat ujian tesis dan sidang tesis, sangat menegangkan sekali,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh wisudawan pascasarjana Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Ari Purwantoro.

“Alhamdulillah, dengan kerja keras yang selama ini saya lalui, saya dapat lulus dengan baik. Untuk teman-teman yang masih melanjutkan studi, tetap semangat karena tanpa kerja keras tidak akan lulus dengan cepat. Tetap rajin dalam menempuh pendidikan sampai selesai,” ujarnya.

Sementara itu, dua wisudawan program sarjana Program Studi Manajemen turut membagikan pengalaman mereka.

“Perasaan saya pagi ini tentunya sangat senang, bahagia, dan juga bangga karena berkat kedua orang tua dan semua pihak yang sudah membantu saya menyelesaikan tugas, saya dapat lulus dengan baik. Momen di kelas bersama teman-teman, mengikuti organisasi, memiliki banyak relasi, serta bertemu dengan dosen dan seluruh civitas akademika yang sangat kompeten dan banyak membantu studi kami,” ujar Ahmad A.D.

Muhammad Hendrayana menimpali, “Momen berkesan bagi saya adalah ketika saya dan teman-teman sedang menyusun skripsi. Banyak rintangan, godaan, dan hambatan, tetapi alhamdulillah dari semua itu kita bisa sukses sampai sekarang ini. Tetap semangat, ikuti peraturan dan ketentuan dari kampus, tidak perlu bersaing secara tidak sehat dengan teman. Semua harus saling mendukung satu sama lain.”

Secara keseluruhan, kegiatan wisuda berjalan lancar, tertib, dan penuh makna. Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan Universitas PGRI Madiun dalam menapaki masa depan. Diharapkan para lulusan mampu menjadi generasi yang unggul, berintegritas, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Reporter : Novira Tri Rahmayanti
Editor : Fadhilatul Dhiva Nur’ Aini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *