Nama Valentinus Resa belakangan ini tengah menjadi sorotan publik setelah gaya penyampaian beritanya yang bergaya komedi satir viral di berbagai platform media sosial. Sebagai host acara Meet Nite Live di Metro TV, ia dikenal karena keberaniannya mengkritik isu-isu sosial, termasuk kebijakan pemerintah, dengan pendekatan humor dan ucapan satir. Gaya unik ini menarik perhatian banyak warganet, terutama generasi muda, karena dianggap memberikan perspektif baru dalam dunia penyiaran yang sering kali serius dan formal.
Valentinus Resa adalah sosok presenter yang mampu memadukan humor dan kritik sosial dalam gaya penyampaian beritanya. Berbeda dari gaya serius kebanyakan presenter berita, ia sering menyelipkan sindiran tajam yang dibalut humor dalam penyampaiannya. Cuplikan-cuplikan tayangan satirnya sering viral di media sosial seperti X (Twitter), TikTok, dan juga Instagram.
Karena gaya satirnya yang viral itu, baru-baru ini Resa dikabarkan disomasi oleh salah satu ormas, yaitu Perisai Kebenaran Nasional, sebab gaya penyampaiannya yang dianggap melanggar norma tatanan penyiaran nasional. Hal ini berawal dari tersebarnya cuplikan tayangan Resa di platform X pada 5 April 2025 lalu. Cuplikan ini juga diunggah ulang oleh akun Instagram @medsoszone, lengkap dengan video somasi dan kritikan dari ormas Perisai Kebenaran Nasional. Perwakilan ormas tersebut pun menyampaikan somasi mereka terhadap Metro TV dan memberikan kritik langsung terhadap gaya siaran Resa.
Perwakilan ormas menyampaikan keberatannya secara terbuka melalui video tersebut. Ia menyebut bahwa kualitas penyampaian Resa “rendah” dan tidak layak ditampilkan di televisi nasional. Mereka bahkan meminta Metro TV untuk menghentikan Resa sebagai pembawa acara. Kritik ini memunculkan perdebatan publik tentang batas kebebasan berekspresi dalam dunia jurnalistik, terutama ketika menyangkut isu-isu politik yang sensitive.
“Seorang host dari Metro TV, yang mana harus jelas saya ucapkan, saya ajak jajaran Perisai Kebenaran Nasional generasi muda yang mempunyai adik di rumah atau saudara, host ini masih sangat rendah mutunya,” kata pria yang diduga anggota ormas Perisai Kebenaran Nasional, dikutip Sabtu (5/4/2025) dari Instagram @medsoszone.
“Oleh karena host ini, kami minta tidak usah dilanjutkan apabila host ini diduga ada naratif-naratif dari produk yang bukan jurnalistik. Ini harus kita perhatikan terus,” ujar perwakilan ormas dalam video tersebut.
Lantas, di balik kontroversi itu, siapa sosok Valentinus Resa?
Dilansir dari Manado Post via Tribun Bengkulu. Valentinus Resa lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada tahun 1986, yang berarti kini ia berusia 39 tahun. Resa lulusan S1 Jurusan Jurnalistik dari Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Ia mengawali kariernya di Metro TV dengan mengikuti Management Development Program (MDP) pada tahun 2011. Kariernya dimulai sebagai staf riset program Mata Najwa, kemudian menjadi copywriter di Medcom.id, hingga akhirnya menjadi reporter.
Pada tahun 2014, Resa berhasil lolos casting dan mendapatkan posisi sebagai presenter acara olahraga di Metro TV. Sejak saat itu, kariernya semakin berkembang hingga kini ia menjadi host di program Meet Nite Live, di mana ia dikenal dengan gaya bicara yang tajam dan kritis.
Penulis: Andrian
Foto : Divisi Fotografi
