MADIUN – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen MAGENTA Universitas PGRI Madiun sukses menyelenggarakan Esports Competition Magenta Vol. 2 pada tanggal 20–21 Juni 2026 di Warkop A24 Njoyo. Turnamen Mobile Legends yang dibuka untuk umum ini berhasil menarik antusiasme peserta dari berbagai kalangan dengan total 32 tim yang berpartisipasi.
Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja HMPS Manajemen MAGENTA yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat generasi muda di bidang esports. Selain itu, turnamen ini juga diharapkan mampu menumbuhkan nilai sportivitas dan kerja sama tim, serta menjadi sarana hiburan dan kompetisi yang positif bagi masyarakat.
Esports Competition Magenta Vol. 2 diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar tingkat SMP, SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang telah bekerja. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa esports kini telah menjadi salah satu bidang yang diminati oleh berbagai kalangan dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda.
Dalam pelaksanaannya, turnamen ini menggunakan sistem Single Elimination atau gugur langsung, di mana tim yang mengalami kekalahan akan langsung tereliminasi dari kompetisi. Format pertandingan yang digunakan adalah Best of Three (BO3) untuk babak penyisihan hingga semifinal, sedangkan babak final menggunakan format Best of Five (BO5). Sistem tersebut membuat setiap pertandingan berlangsung kompetitif dan penuh ketegangan karena tidak ada kesempatan kedua bagi tim yang kalah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dosen Pembina MAGENTA I, Ibu Dwi Murniyati; Dosen Pembina MAGENTA II, Bapak Arif; Sekretaris Program Studi Manajemen, Bapak Robby; serta Ketua Program Studi Manajemen, Ibu Apriyanti. Selain itu, acara juga dihadiri oleh panitia penyelenggara, peserta turnamen, caster, sponsor, serta para pendukung kegiatan yang turut memeriahkan jalannya kompetisi.
Wakil Ketua Pelaksana Esports Competition Magenta Vol. 2, Ana Nur Kholifah, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggarnya kegiatan ini. Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ajang mempromosikan Program Studi Manajemen Universitas PGRI Madiun kepada masyarakat luas melalui kegiatan yang menarik dan edukatif. Kegiatan ini juga sesuai dengan minat generasi muda, serta menjadi sarana bagi para peserta untuk belajar bekerja sama, membangun strategi, dan menjalin relasi dengan komunitas esports lainnya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa memberikan wadah bagi masyarakat untuk bergabung dan mengenal lebih dalam tentang manajemen esports. Kami juga bisa mempromosikan program kerja kami selanjutnya, yaitu Magnetra Vol. 2, agar masyarakat lebih tahu lagi tentang Program Studi Manajemen,” ujarnya.
Sementara itu, Nadya Ardhana Putri selaku sie acara menjelaskan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk memperkenalkan HMPS dan menunjukkan bahwa gim tidak selalu menjadi hal yang negatif.
“Tujuan acara ini diselenggarakan adalah untuk memperkenalkan HMPS kami, program studi kami, dan juga menunjukkan bahwa gim bukan hanya sekadar hal negatif, tetapi banyak positifnya juga,” ujarnya.
Persaingan sengit terjadi sepanjang turnamen berlangsung. Seluruh tim menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk memperebutkan gelar juara. Setelah melalui serangkaian pertandingan yang kompetitif, tim LURUS SATU berhasil keluar sebagai Juara 1 dan membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp1.000.000 serta trofi juara. Posisi Juara 2 diraih oleh tim LURUS DUA yang memperoleh uang pembinaan sebesar Rp750.000, sedangkan tim AE NGAWI berhasil menempati posisi Juara 3 dengan hadiah uang pembinaan sebesar Rp500.000.
Arka dan Defri dari tim Lurus Satu sebagai pemenang Juara 1 mengatakan, “Pertama, saya senang sekali bisa memenangkan perlombaan ini. Kunci dari kemenangan ini adalah saling berkomunikasi dan satu tim memiliki satu tujuan yang sama. Lalu, ada dua koordinator tim kami, yaitu Mas Aji dan Rafli, yang memandu kami bagaimana agar gaya permainannya bagus. Untuk strateginya sendiri, kita harus melakukan inspect dulu tentang musuhnya. Kita harus melihat bagaimana play style-nya dan harus menghormati timnya. Hero-hero yang mereka pakai di rank bisa jadi hero yang dipilih untuk turnamen ini. Aku harap tim ini bisa mempererat tali persahabatannya untuk terakhir kalinya karena setelah ini mungkin mereka yang sudah berumur harus fokus ke kehidupan nyata (real life).”
Selain hadiah bagi para juara, seluruh peserta juga mendapatkan sertifikat dan e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kompetisi. Tidak hanya itu, peserta juga memperoleh pengalaman berharga dalam dunia esports kompetitif, kesempatan memperluas relasi, serta wadah untuk mengembangkan kemampuan bermain secara profesional.
Selama dua hari pelaksanaan, suasana turnamen berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan sikap kompetitif yang tetap menjunjung tinggi sportivitas. Dukungan dari penonton, caster, dan panitia turut menambah kemeriahan jalannya pertandingan hingga babak final.
Keberhasilan penyelenggaraan Esports Competition Magenta Vol. 2 menjadi bukti komitmen HMPS Manajemen MAGENTA dalam menghadirkan kegiatan yang inovatif dan sesuai dengan perkembangan minat generasi muda saat ini. Melalui kegiatan ini, esports tidak hanya dipandang sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media pengembangan kemampuan berpikir strategis, komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Esports Competition Magenta Vol. 2, panitia berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat di bidang esports, meningkatkan sportivitas, serta menjadi awal dari penyelenggaraan kompetisi yang lebih besar dan lebih baik di masa mendatang.
Penulis: Revalina Fantika Putri
Editor : Fadhilatul Dhiva Nur’ Aini
Foto – Alif Mutahir
