Dies Natalis Ke-51 Universitas PGRI Madiun Hadirkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia dalam Orasi Ilmiah

Madiun, 6 Juni 2026 – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) memperingati Dies Natalis ke-51 di Graha Cendekia dengan mengusung tema “UNIPMA Unggul dalam Karya, Berdampak untuk Bangsa.” Kegiatan ini dihadiri oleh sivitas akademika, tamu undangan, serta mitra kerja sama. Selain itu, hadir pula Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., yang menyampaikan orasi ilmiah.

Dalam sambutannya, Ketua PPLP PT PGRI Madiun, Dr. Nurhadi Nugraha, M.M., menyampaikan bahwa perjalanan 51 tahun UNIPMA merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan perjuangan seluruh sivitas akademika serta para pendiri yang telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan institusi hingga saat ini.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., menyampaikan bahwa Dies Natalis ke-51 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga mengungkapkan capaian membanggakan UNIPMA, yakni keberhasilan 12 program studi meraih akreditasi unggul.

Dalam sesi orasi ilmiah, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., mengajak seluruh civitas akademika untuk terus bertransformasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern. Ia mengibaratkan perkembangan perguruan tinggi seperti metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu yang memerlukan proses, kerja keras, konsistensi, dan keberanian untuk berubah menjadi lebih baik. Beliau juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memahami kebutuhan masyarakat, menciptakan inovasi, serta memberikan dampak nyata melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Berdasarkan hasil wawancara, Prof. Fauzan menyampaikan bahwa Dies Natalis tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan harus dimaknai sebagai momentum refleksi dan evaluasi untuk mempercepat pencapaian target strategis universitas.

“Dies Natalis bukan hanya sekadar ritual akademik, tetapi harus dijadikan sebagai momen introspeksi atau refleksi terhadap capaian yang telah diraih, terutama dalam rangka mempercepat pencapaian target-target strategis universitas,” ujarnya.

Terkait program Kampus Berdampak, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi harus hadir dan terlibat langsung dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat.

“Kampus tidak boleh hanya berada di menara gading, tetapi harus menjadi bagian dari entitas sosial masyarakat. Hasil riset dan ilmu pengetahuan yang dimiliki perguruan tinggi harus memberikan dampak nyata dan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-51 UNIPMA, Karuniawati Hasana, menjelaskan bahwa tema “UNIPMA Unggul dalam Karya, Berdampak untuk Bangsa” mencerminkan semangat UNIPMA untuk terus menjadi yang terdepan dalam bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, keunggulan yang dimiliki universitas tidak hanya ditujukan bagi kepentingan internal, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, dunia industri, serta lingkungan sekitar.

Ia menambahkan bahwa tujuan penyelenggaraan Dies Natalis adalah memperkuat atmosfer akademik melalui berbagai kegiatan ilmiah, salah satunya orasi ilmiah yang menghadirkan tokoh nasional. Meskipun menghadapi tantangan dalam menghadirkan narasumber tingkat nasional dan menyesuaikan berbagai kebutuhan protokoler, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama seluruh panitia dan pihak terkait.

“Harapannya, sesuai dengan tema Dies Natalis tahun ini, UNIPMA selalu unggul dalam berkarya dan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat serta bangsa,” ungkapnya.

Antusiasme peserta juga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu peserta dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Pascasarjana, Yuni Pratiwi, menilai bahwa orasi ilmiah yang disampaikan Wakil Menteri memberikan wawasan dan motivasi baru bagi mahasiswa maupun sivitas akademika.

“Kegiatan ini menjadi masukan yang luar biasa bagi mahasiswa dan dapat menjadi branding positif bagi UNIPMA agar semakin maju, berkembang, dan sukses,” tuturnya.

Peserta lainnya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarsivitas akademika. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Sementara itu, sejumlah peserta berharap agar di usia ke-51 tahun, UNIPMA terus berkembang dan meraih lebih banyak prestasi. Mereka juga berharap berbagai program yang sedang dikembangkan universitas dapat segera terealisasi sehingga semakin meningkatkan kualitas serta daya saing UNIPMA.

Melalui momentum Dies Natalis ke-51 ini, UNIPMA diharapkan terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan inovasi, serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang hadir. Peringatan Dies Natalis ke-51 ini menjadi bukti komitmen Universitas PGRI Madiun untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam karya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa Indonesia.

Reporter: Novira Tri Rahmayanti

Editor: Muhammad ‘Ainun Nafi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *