Rekomendasi Wisata Sejarah Keresidenan Madiun

Wisata Sejarah adalah kunjungan pada lokasi yang mempunyai nilai sejarah atau bukti sejarah yang difungsikan sebagai tempat wisata. Di daerah Madiun terdapat beberapa tempat wisata bersejarah, salah satunya yaitu Makam Kuncen yang terletak di Kelurahan Kuncen, Madiun. Didalamnya terdapat Makam para Bupati Madiun yaitu Ki Ageng Panembahan Ronggo Jumeno, Bupati Mangkunegara I, Patih Wonosari yang merupakan pahlawan pendiri Kota Madiun. Selain Makam, juga terdapat Masjid, Artefak, dan Sendang di sekitarnya. Pengunjung Makam Kuncen bukan hanya dari Madiun dan warga sekitarnya akan tetapi juga berasal dari luar kota maupun provinsi. Saat peringatan hari Maulid Nabi Muhammad saw., Pemerintah Kota Madiun menggelar tradisi Grebek Maulid Nabi, salah satunya di Makam Kuncen yang berupa Kirab Gunungan Jaler dan Gunungan Estri.

Museum Trinil adalah museum yang menyimpan ribuan jenis fossil manusia dan hewan purba asli maupun replika. Museum ini terletak di tepian Bengawan Solo, lebih tepatnya di Desa Kawu, Kedunggalar, Ngawi. Pada tahun 1890, Eugene Dubois menemukan Fossil Phitercantropus Erectus yang berupa tulang rahang, bagian atas tengkorak, geraham, dan tulang kaki. Disini juga terdapat taman bermain serta Tugu Prasasti penanda berdirinya Museum Trinil yang bertuliskan P.e. 175m. Makna dari tugu tersebut yaitu sebagai penunjuk arah penemuan fossil Pithecantropus Erectus, 175 meter ke arah timur laut. Museum ini banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara, bahkan sering kali masyarakat desa bersama-sama mengunjungi Museum Trinil dengan kereta kelinci. Biaya masuk pengunjung sebesar Rp 3.000,-/orang.

Monumen Suryo merupakan monumen negara yang dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada Gubernur Jawa Timur Suryo dan pengawalnya saat pemberontakan PKI. Museum ini didirikan pada 28 Oktober 1975 di Desa Pelanglor, Kedunggalar, Ngawi. Selain tugu monumen, disini juga terdapat penangkaran rusa, pasar burung, pengrajin kayu serta kios-kios pasar. Lokasi Monumen Suryo yang sejuk dan nyaman ini, berada di tengah Hutan Jati pinggir jalan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Jika ingin berwisata ke Monumen Suryo hanya perlu membayar tempat parkir tanpa ada biaya masuk.

Penulis: Karisma Surya N.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *