Madiun Perlu Melakukan Sosialisasi HKI secara Merata terhadap Pelaku-pelaku UMKM!

Rabu, 28 Maret 2023. Kreativitas dan inovasi yang kuat adalah hal yang penting dalam menciptakan nilai jual yang tinggi untuk menghasilkan karya yang mumpuni. Pebisnis seringkali mengasah kemampuan mereka untuk berpikir di luar kotak dan menghasilkan ide-ide baru. Namun, ada juga pebisnis curang yang seringkali meniru karya pebisnis lain. Menelaah dari kasus tersebut, di sinilah akhirnya HKI (Hak Kekayaan Intelektual) berperan penting untuk menjaga produk pebisnis, terutama terhadap pebisnis UMKM yang rentan ditiru.  Namun, kurangnya sosialisasi terkait pentingnya HKI terhadap UMKM kecil menimbulkan kurangnya kesadaran untuk mendaftarkan produknya tersebut.

Bu Sri Asih, salah seorang pelaku UMKM memilih ‘Kerupuk Mamin’ yang berbahan dasar kanji sebagai produk usahanya. Bu Sri Asih hanya mendistribusikan produknya pada lingkup sekeliling saja. Dengan usahanya yang sudah dikenal tersebut beliau mendapatkan omset yang cukup, yakni sebesar Rp 150.000,- per hari hanya dengan usaha home industry yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, No.1, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur. Beliau menganggap bahwa produknya kini masih belum memiliki urgensi untuk didaftarkan ke HKI. Namun, perempuan setengah baya tersebut memiliki harapan ke depannya untuk segera mendaftarkan produk yang ia punya tersebut.

 

“Gapapa rezeki udah ada yang ngatur”, ungkapnya terkait apa yang ia rasakan saat produknya ditiru oleh pebisnis lain, Rabu (28/3/2023).

 

Menurut hasil dari wawancara, Rabu (28/3/2023), Bu Sri Asih mengatakan bahwa ia lebih memilih produk tersebut dengan alasan, “Produk tidak cepat basi”. Pertumbuhan UMKM cenderung fluktuatif apalagi setelah melewati masa-masa pandemi. Dari data yang telah didapatkan pada tahun 2020, setidaknya sejumlah 36.555 pertumbuhan UMKM di Kota Madiun seiring dengan dukungan dari pemerintah kota setempat. UMKM tersebut tersebar di 27 kelurahan dan 3 kecamatan yaitu Kartoharjo, Taman, dan Manguharjo (Harianto, 2020) pada laman website repositori.upnjatim.

Banyak pebisnis UMKM yang masih salah mengira bahwa HKI hanya untuk perusahaan-perusahaan besar. Padahal HKI tidak hanya diperuntukan kepada pebisnis-pebisnis besar akan tetapi UMKM pun bisa mendaftarkan produknya pada HKI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *