Pengaruh Privilege dalam Pendidikan

Hallo Sobat Pers! Pendidikan merupakan salah satu kunci untuk mencapai kesuksesan. Namun, pendidikan di Indonesia masih menjadi isu sosial yang masih banyak dibicarakan, mulai dari pemerataaan, kurikulum, tenaga pendidik, fasilitas maupun kualitas. Salah satu yang menjadi pembeda adalah privilege. Dilansir dari kompasiana.com (10/08/2022), sebuah keistimewaan atau yang biasa disebut privilege menjadi pembeda yang cukup signifikan di kalangan pelajar. Pelajar yang memiliki privilege, khususnya dalam sisi ekonomi, cenderung dapat lebih fokus dalam belajar. Pelajar yang mempunyai privilege juga dapat mengikuti tambahan pelajaran di luar sekolah. Seperti, bimbel-bimbel yang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sedangkan, pelajar yang tidak memiliki privilege hanya memikirkan bagaimana mendapatkan nilai yang bagus. Sementara di sisi lain, memikirkan kondisi ekonominya.

Privilege dapat memiliki pengaruh yang signifikan dalam pendidikan, baik secara positif maupun negatif. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengaruh privilege dalam pendidikan antara lain:

  1. Akses ke sumber daya pendidikan: Siswa yang berasal dari latar belakang yang lebih kaya dan terpapar dengan akses ke lebih banyak sumber daya pendidikan. Seperti, buku, teknologi, dan guru yang berkualitas, cenderung memiliki kesempatan yang lebih baik untuk belajar dan berkembang.

  2. Kualitas pendidikan: Institusi pendidikan yang berada di lingkungan yang lebih kaya dan terpapar dengan sumber daya yang lebih baik. Seperti, sekolah swasta yang memiliki lebih banyak sumber daya, guru yang lebih berkualitas, dan kelas yang lebih kecil, cenderung memberikan pengalaman pendidikan yang lebih baik bagi siswanya.

  3. Kesempatan: Orang yang memiliki akses ke kesempatan yang lebih banyep. Seperti kesempatan magang, beasiswa, atau program pelatihan, cenderung memiliki keunggulan yang lebih besar dalam mencari pekerjaan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Namun, privilege juga dapat memiliki pengaruh negatif dalam pendidikan, seperti:

  1. Diskriminasi: Privilege dapat menyebabkan diskriminasi dalam pendidikan, seperti pemilihan siswa berdasarkan status sosial dan ekonomi mereka atau diskriminasi rasial.

  2. Kesenjangan pendapatan: Siswa yang berasal dari latar belakang yang lebih miskin mungkin tidak dapat mengakses sumber daya pendidikan yang sama dengan siswa yang berasal dari latar belakang yang lebih kaya.

  3. Bias sosial: Privilege juga dapat menyebabkan bias sosial dalam pengambilan keputusan di institusi pendidikan, seperti pengambilan keputusan untuk penerimaan sekolah atau pemilihan kandidat dalam sebuah penghargaan atau kompetisi.


Privilege hanya salah satu penunjang keberhasilan dan kesuksesan seseorang, masih banyak penunjang untuk kita bisa sukses tanpa privilege.  Banyak di luar sana siswa yang terlahir tidak mempunyai privilege juga bisa untuk sukses berkat kerja keras dan semangat yang tinggi. Mereka yang lahir tidak mempunyai privilege, mereka dapat membangun itu sendiri. Jadi, sukses itu tidak bisa dilihat dari persepsi tentang hak istimewa saja. Jika kita berusaha privilege itu yang akan mendatangi kita.


By EDUKASI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *