Kendaraan Lstrik Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM

Kendaraan Listrik Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM


Penggunaan kendaraan listrik tidak hanya dapat mengurangi emisi karbondioksida, tetapi juga ramah lingkungan. Namun, popularitas kendaraan listrik di Indonesia juga menjadi lahan bisnis baru bagi usaha kecil, menengah, dan mikro. Pemilik Warung Ayam Goreng Gringing Lombok di Surabaya ini langsung mengidentifikasi ekosistem kendaraan listrik sebagai upaya menjaga lingkungan dan menjadi potensi bisnis di masa depan. Pada April 2023, Steven pemilik kandang ayam, memasang stasiun pengisian kendaraan listrik umum di tokonya. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia semakin matang dan meluas ke masyarakat, jelas Dharmawan Prasodjo CEO PT PLN. Jika sebelumnya waralaba SPKLU diwajibkan oleh pengusaha di pusat dunia dan perkantoran, kini kios makanan juga akan membantu mengurangi emisi. Mengingat sektor transportasi merupakan salah satu penyumbang emisi CO2 terbesar di Indonesia, beralih ke kendaraan listrik merupakan pilihan strategi. 

Dharmawan menjelaskan: “Misalnya, 1 liter bahan bakar setara dengan listrik 1,5 kilowatt-hour ( KWH) listrik. Satu liter bahan bakar memancarkan 2,4 kilogram karbon dioksida yang setara dengan karbon dioksida dan 1,5 kilowatt-hour (KWH) listrik setara dengan 1,5 kilogram energi listrik dan karbon dioksida Ekuivalen karbon dioksida listrik, oleh karena itu jika harga listrik adalah Rp 1. 699,53 per kWh maka biaya kendaraan listrik hanya dari Rp 2.500, sedangkan mobil bermesin bensin harganya sekitar 13.000 untuk harga BBM dengan jarak tempuh 10 km. Jadi biaya menjalankan mobil listrik adalah 20% dari biaya menjalankan mobil berbahan bakar bensin. “Selain itu, biaya perawatan mobil listrik lebih irit dibandingkan mobil bahan bakar. Misalnya mobil listrik yang tidak menggunakan oli dan mobil bensin perlu diganti setiap 10.000 km sekali, biayanya lebih mahal dengan biaya di atas 1 juta rupiah”. Lanjut Dharmawan

Jadi dengan adanya transisi dari BBM ke listrik terjadi peralihan energi import yang kotor dan mahal, menuju energi domestik yang murah dan bersih. Saat ini PLN juga sudah menyediakan 615 unit SPKLU Yang tersebar pada 237 lokasi untuk pengendara kendaraan listrik. Maka saat ini beralih menggunakan kendaraan listrik menjadi pilihan terbaik.


SUMBER 

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://jateng.antaranews.com/amp/berita/494640/kendaraan-listrik-dorong-pertumbuhan-ekonomi-umkm&ved=2ahUKEwjk7qXx0ZX_AhUK9DgGHVxzABw4FBDIzwEoAHoECAUQAg&usg=AOvVaw15Mn9nSQwYAabLLNAEiJey


Penulis : Putri Indah Suryani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *